Saturday, 2 April 2016

Di Dalam Doamu

"Dah la tu , tak nak dah menangis macam ni ... ni bukan first time awak masuk belajar , nanti umi cerita kat anak buah baru tahu ... dahhh , sapu air mata tu .. " beritahu umi haura setelah menghantar nya di tempat belajarnya . " alaaaa , umi . Takpayah balik lagi . " pujuk haura kepada uminya . " dah , pergi lah kemas-kemas barang tu , ayah dah tak larat nak drive kereta malam-malam ni . " balas Siti Khadijah kepada anak perempuannya itu . Setelah beberapa minit kemudian , umi yang disayangi nya sudah meninggalkannya bersama ayahnya . Haura melihat kereta ayahnya sehingga lah kelibat kereta ayahnya hilang di pandangan matanya . Air mata jatuh tanpa disedarinya , " Ya Allah , kenapa hati aku rasa sangat merindui ayah dan umi sedangkan baru sebentar tadi bersua dengan mereka "  bisik hati kecil haura . Kedua insan ini adalah insan  paling dicintai nya di dunia ini . Lalu haura menyapu air matanya lantas bergerak ke hostelnya untuk mengemas barang-barangnya . "Auraaaaaaaaaaa .....  rindu nya  kamu sayang .. ingat dah lupa nak pulang ke upsi . hahahahaha " sakat nadwa kepada rakan baiknya . " nad , i miss u a lot . kikiki .. of course la aura ingat . " balas haura .

Pada malam begini biasanya haura dan rakan rumahnya makan di kafe kolej harun aminurrashid iaitu kolej kediaman di mana tempat tinggal bagi haura dan pelajar upsi  yang lain . " Nad , Lin , Aida and chika belanja aura yerr , aura nak makan chicken chop and mee sizzling " kata haura dengan nada gembira . "asal pulak ? aura lah . dah lah dia cuti paling lame , sepatutnya aura kena belanja kiteorang " balas chika kepada haura . " okay , sebab ? " tanya haura . " sebab kami sampai rumah awal dan kami dah kemas rumah , kann korang ???? " kata nad dengan nada gurau  " laa yeke ?  okay lah this time aura belanja next korang pulak belanja aura okay ? " " hahahahahaha , auraaaa ohh aura kami bergurau jelaaaa ... alahaiii mehhh nak cubitt sikitt " kata lin lalu mencubit pipi aura yang gebu kemerahan itu . " yekee .. huhu . tapi takpe lah . malam ni aura belanja yer . " kata haura kepada sahabatnya . Kesemua sahabatnya diam membisu apabila haura mengambil serius dengan gurauan mereka . Ketika enak haura makan bersama sahabatnya , haura berasa getaran dalam poket seluarnya kerana ada panggilan telefon daripada abang sulungnya . Dengan senyuman dan perasaan gembira nya Haura menjawab panggilan telefon itu . " assalamualaikum along ...... kenapa telefon adik ni ? tanya haura kepada abangnya . Panggilan itu senyap seketika seperti memberi ruang untuk abang haura bersuara . " along ? " tanya haura lagi . " adik , malam ni along ambil adik balik rumah kita . Adik pergi kemas barang malam ni terus okayy " jelas ahmad hadi kepada adiknya dengan nada sayu . " tapi kenapa along ?  cuba along beritahu adik " kata haura dalam keadaan resah . " adik bersabar dan mengucap banyak-banyak , ayah dan umi terlibat dalam kemalangan " balas ahmad hadi . Talian dibiar begitu sahaja lantas haura terduduk di lantai kafe berdekatan tempat makannya tadi . " auraa , kenapa ni ?? " tanya sahabat aura . " patut lah aura rasa sedih ketika umi nak pulang ke Kelantan tadi , rupanya ini yang jadi " ucap haura dalam nada yang lemah . Setelah itu , haura pengsan di sisi sahabatnya , kesemua sahabatnya meriba sambil mengelap air mata yang masih di pipi mulusnya itu .   " assalamualaikum Puan Aizika , sahabat kami pengsan di kafe sekarang , kami dari blok 7 bilik no 1 aras 3 " kata lin dan nadwa dalam keadaan cemas . " Ya Allah , macam mana boleh jadi tu ? okay jom kita ke kafe sekarang " kata felonya sambil mengambil kunci kereta dan memandu terus ke arah kafe .  Kelihatan ramai orang memenuhi ruang di sekitar kafe . " mana satu haura ? " soal Puan Aizika . " ni puan . " kata aida dan chika sambil mengangkat kepala haura sedikit keatas . Puan Aizika menghampiri dengan sekujur tubuh yang diriba oleh rakannya lalu mengeluarkan minyak cap kapak dari beg tangannya . " Haura , bangun sayang . haura awak dengar tak ni . haura . haura . " panggil Puan Aizika sambil menyapu sedikit minyak cap kapak pada hidung haura supaya haura dapat menyedarkan diri . Malangnya , haura hanya dapat mendengar namanya dipanggil namun hanya seketika lalu hilang . Haura mengerakkan tangannya lalu air matanya kembali mengalir sedang dirinya tidak sedarkan diri . "kamu tolong angkat haura masuk ke dalam kereta saya , bagi dia rehat di rumah saya dulu " arah Puan Aizika . " baiklah , puan . Tapi puan , sebelum haura pengsan , abang long nya menelefon nya sebentar tadi . setelah itu dia jatuh pengsan . " Jelas nadwa kepada Puan Aizika . " lah yeke ? ni mesti ada sesuatu yang berlaku ni . erm , awak bagi nombor telefon ibu bapa haura pada saya boleh ? " soal Puan Aizika . Hampir berpuluh kali Puan Aizika mendail nombor ibu bapa haura tetapi masih tidak dalam talian . "Puan , abang long haura telefon ni ? " tanya lin kepada felonya sambil memberi telefon kepada felonya . " assalamualaikum adik , dalam setengah jam lagi along sampai " kata ahmad hadi . " waalaikumusalam . Maaf yer , saya felo kepada haura , dia pengsan tadi dan sekarang sedang berehat di rumah saya " kata Puan Aizika . " yeke ? Ya Allah !!! macam mane dengan adik saya sekarang . ?? " soal ahmad hadi dengan nada risau . " alhamdulillah setakat ni dia okay , cuma nya dia perlu banyak rehat , nampak macam dia terlalu stress , tadi pun semasa dia pengsan air matanya tidak berhenti mengalir . Maaf lah kalau boleh saya tahu , ada apa yang berlaku di rumah haura yer sekarang ? " soal Puan Aizika . " ermmm , sebenarnya ibubapa kami meninggal dunia terlibat dalam kemalangan jalan raya . " ujar ahmad hadi sambil menahan sebak . 


Haura telah tiba di rumahnya dalam jam 7 pagi . " along , adik sakit kepala . Adik tak larat nak masuk . " kata haura lalu rebah di lantai perkarangan rumahnya . Ahmad hadi , Ahmad ahadiat , Ahmad yusuff berlari mendapatkan adik perempuannya yang rebah di lantai . " angah , alang ... tolong angkat adik bawa masuk rumah ? " jerit ahmad hadi . Haura tersedar dari tidur yang lena lalu ingin membuka mata yang serasa amat perit untuk dibuka mana tidaknya , sepanjang perjalanan pulang air matanya tidak berhenti mengalir kerana merintih akan pemergian umi dan ayahnya . Haura terdengar sayup-sayup bacaan yasin dari ruang tamu rumahnya . Kini haura berada di dalam bilik umi dan ayahnya . Bau perfume yang selalu dipakai oleh ayah uminya membuatkan haura menangis kembali . " umiiii !!!! ayahh !!!!! ........ adik nak umi   ... ayahhhh !! " jerit haura membuatkan semua jiran dan sanak saudara di ruang tamu terkejut . Ahmad yusuff merupakan abang yang ketiga bagi haura dan paling rapat dengan haura . Ahmad Yusuff segera dapatkan adiknya lalu menenangkan adiknya , yusuff mengesat air mata adiknya yang jatuh di pipi sambil membelai adiknya bagi menghilangkan sedikit kesedihan haura . " adik haura .. sabar yer dik , abang pun sedih dengan apa yang berlaku , tapi Allah sayang pada umi dan ayah kita , " kata yusuff bagi memujuk adiknya sambil menahan kesedihan yang jelas nampak pada dirinya . Haura bangkit sambil dipimpin oleh abangnya lalu menuju kearah kedua insan itu lalu membuka kain selendang yang menutupi wajah kedua insan itu . " Ya Allah benar mereka adalah orang tuaku . sabar haura . " bisik hati haura lalu menahan sebak di dada . " Ya Allah , aku mohon kepadaMu tempatkan kedua insan ini di kalangan orang-orang yang soleh dan solehah . Jaga mereka Ya Allah , ampunkan segala dosa-dosa mereka , sayangi dan kasihi mereka sebagaimana mereka menyayangi dan mengasihiku sejak aku kecil , " doa haura ..


Sudah tiga bulan berlalu bermakna sudah tiga bulan haura menjalani hidupnya tanpa ibubapa disisi . Haura berubah menjadi agak pendiam dan pasif setelah pemergian kedua orang tuanya . Puas sahabatnya memberi kan jenaka dan memberi haura gembira namun tiada apa yang boleh menggembirakannya . " auraaa , tuh lelaki tu panggil tu ... " sampuk aida yang membuatkan lamunan haura terhenti . " siapa yer  Haura Maqsurah Binti Muhammad Fawwaz ? " soal fakhrul . " erm , kenapa ? nak buat ape jumpe dia ? " soal haura tegas . " saya nak minta cik haura tolong saya buatkan saya satu sajak sebab saya ada pertandingan sajak , tapi sajak yang dibawa mestilah hasil nukilan  daripada pelajar  . " jelas fakhrul . "oh yeke ? kamu cari orang lain . Ramai lagi orang yang berbakat dalam bidang penulisan . Saya tak pandai menulis sajak ataupun syair . Maaf " balas haura . " eh , kenapa aura cakap macam tu ? bukannya aura memang pandai mengarang ke ? lagipun lelaki tu senior kita la , dia dari USM tau . Umur dalam 24 kot , famous tu , dia selalu datang upsi untuk bertanding tau  " ujar chika . " erm yeke , entahlah abang aura pun di USM sekarang . Nanti aura suruh abang aura tolong sebab abang aura pun suka mengarang novel , sajak , syair dan seangkatan dengannya . kata haura sambil melemparkan senyuman yang paling manis kepada sahabatnya . " wah , ni first time ni cheq tengok cik haura kita senyum manis ni . hihihi  " sakat chika .   



"assalamualaikum adik , ni abang ucup . minggu ni adik balik kan ? " tanya yusuff . " yer bang , adik balik , sebab cuti midsem seminggu . kenapa abang ucup ? " balas haura . " takde ape nanti bincang dekat rumah yer , nanti abang balik rumah kita bincang yer . okay assalam " kata yusuff lalu mematikan talian . Ahmad Yusuff segera mengemas barang-barang nya untuk bergerak pulang ke Kota Bharu , Kelantan. " eh , kau nak naik bas ? tiket kau pukul berapa ? " soal Fakhrul . " yer lah , sebab tu aku nak gerak petang so , sampai rumah tak de lah lambat sangat . Lagipun adik aku dah gerak pagi tadi , aku risau dia duduk sorang kat rumah tu . " balas yusuff . " oh yeke , kenapa kau suruh haura balik awal ? suruh lah dia balik sekali dengan kau . Lagipun tempat haura tak jauh dari usm kan . " ujar fakrul . " aku tak suruh pun , haura tak de kelas pagi sebab tu dia nak balik awal tu . " kata yusuff . " macam ni jelah , nanti kau balik sekali lah dengan aku , aku nak jumpe gak ibu aku ni , dia dah rindu kat aku , al maklum lah aku satu-satunya anak dia " balas fakhrul . " haaa okay cun . tapi tak susahkan kau ke ? soal yusuff . " ape lah kau ni , kau bayar duit minyak dah lah . hahaha " sakat fakhrul kepada rakan karibnya itu . Ahmad Yusuff dan Fakhrul razi merupakan sahabat karib sejak dari kolej matrikulasi lagi . Persahabatan mereka kekal sehingga lah ke Usm , justeru mengambil bidang dan aliran yang sama iaitu kejuruteraan mekanikal . Begitulah persahabatan , ianya tidak sekerap mana kita berjumpa tetapi sekerap mana kita berdoa untuk sahabat kepada sahabat . Hati yang baik adalah manusia yang mampu mendoakan untuk kebaikan orang lain .



"assalamualaikum ... adikk ... abang dah balik ni , bukak pintu cepat . " kata yusuff dengan sedikit menjerit . " waalaikumusalam . jap abang usuf " jawab haura sambil berlari mengambil kunci dan membuka pintu rumahnya dan menekan remote untuk membuka pagar rumahnya . " abang , balik dengan kereta , tadi cakap naik bas kononnya .. " kata haura sambil memuncungkan  bibirnya  . " haaaa , muncunglah mulut abang kerat mulut tu baru tahu .. ni haa kawan abang yang nak tumpangkan abang tadi " jelas yusuff . " ohh ehh , okay . hee " balas haura sambil senyum seperti kerang busuk . Haura mengambil langkah untuk terus masuk ke rumah sambil membawa beg abangnya ke dalam rumah . Haura berasa malu kerana abangnya berkawan dengan lelaki yang memintanya untuk membuat sajak . " aduii , kenapa lah kau yang kena auraaa ... " bisik hati kecil haura . Ahmad Yusuff mengatur langkah dan terus masuk ke dalam rumah setelah sahabatnya pulang . " Haura masak ape malam ni ? " soal yusuff . " erm , masak lauk sambal ayam " jawab haura . " dik , esok teman abang pergi ke majlis hari jadi ibu kawan abang boleh ? " soal yusuff kepada haura .        " erm , tengok dulu macam mana . Kalau adik takde keje adik pergi la . okay " kata haura .




"cepatlah dik , jangan nak make up sangat lah " ujar yusuff . " kejap lah abang , orang ni kan perempuan mesti lah kena bergaya dan cantik " balas haura . Haura mengenakan pakaian blouse yang sederhana tetapi kelihatan feminine dan muslimah . Haura hanya mencalit lipstick sedikit dan memakai bedak compact powder as simple as that . Haura memakai shawl pemberian dari ayahnya setahun yang lalu . " abang , dah siap jom " ajak haura . " wah cantiknya adik abang , macam ni laa , make up sikit je , perempuan tak payah  make up lebih-lebih just simple . " ujar yusuff dengan panjang lebarnya .
" assalamualaikum fakhrul " ucap yusuff sambil berjabat tangan dengan sahabatnya . Fakhrul mencuri pandang kearah Haura . Fakhrul meninggalkan Yusuff dan Haura di situ dan berlalu mendapatkan ibu nya . Lalu dia membisik sesuatu kepada ibu nya . " hai haura .. " tegur seorang wanita cantik tetapi sudah berusia .Wanita itu sebaya dengan umur umi haura . " yer saya , akak siapa ? " soal haura bingung . " hahahahaha , haura .. ni aunty Kalsom , ibu fakhrul la . " ujar wanita itu . " lah yeke aunty , maafkan haura yer , sebab muka aunty macam muda je " balas haura sambil tersenyum malu .
" takpe haura , yeke aunty nampak muda ? " soal Datin Kalsom kepada haura dengan perasaan gembira . " yer aunty kalsom " jawab haura sambil senyum . " eh haura , panggil aunty ibu okay . Lagipun yusuff tu pun ibu dah anggap macam anak ibu sendiri , kan yusuff dan fakhrul berkawan hampir 4 tahun . Lagi satu , ibu takde anak perempuan haura , ibu cuma ada fakhrul sorang je lah . " kata Datin Kalsom dengan nada perlahan . " erm baiklah ibu . Haura pun suka kalau ibu nak haura panggil ibu . " ujar haura dengan nada sedih . Matanya kian berkaca dek teringat kenangan yang lepas , Haura mengimbas kembali kenangan nya bersama orang tuanya . " haura .. " tegur ibu kalsom . " yer , ibu " jawab haura sambil mengesat airmata yang seakan ingin mengalir di pipi gebu haura itu .        " mulai hari ini , haura jadi anak ibu yer , ibu harap haura sudi lah dan haura sudi datang selalu ke rumah ibu " kata ibu kalsom ikhlas dari hati seorang ibu kepada anaknya . " in sha Allah ibu . " balas haura .

Cuti midsem haura kini hanya berbaki dalam dua hari sahaja . Cepat masa berlalu meninggalkan kita manusia yang sering lupa pada tanggungjawab sebagai hamba kepadaNya . " abang usuf , kata nak bagitahu sesuatu ? " soal haura . " oh pasal tu , erm sebenarnya abang kena praktikal di jepun . " kata yusuff . " yeke ? bestnya . pergilah abang . " jawab haura . " along dan angah dah tahu ? " soal haura . " erm , dah . tapi diaorang suruh bincang dengan adik dulu dia risau kalau nanti adik duduk sorang dekat rumah " kata yusuff . " eh , kenapa macam tu pulak abang , haura tak kisah la , haura boleh je duduk sorang , tak pun haura tinggal di rumah along ke angah ke . haura okay jer " luah haura bagi memastikan abangnya tidak risau akan keadaanya . " betul ni ? " soal yusuff bagi kepastian . " betul lah abang yusuff , haura dah berumur 21 okay nak masuk 22 dah . and please stop call me adik . " ujar haura dengan nada sinis . " yerlahh adikkkkkkk mengade , " perli yusuff .


Genap tiga bulan Ahmad Yusuff berada di jepun , tempoh yusuff berada di jepun hanya berbaki dalam 3 bulan sahaja lagi . Masa pantas berlalu meninggalkan segala kenangan-kenangan iaitu kenangan yang sedih, duka dan gembira .

" Haura , jom siapkan assignment Dr.Mohammed Yusof ? " tanya lin . " erm okay , jom !!!!! haura memang suka je nak siapkan assignment Dr.Yusof , hehe , maklum lah itu kan abang haura . hihihi " gurau haura . Dr.Mohammed Yusof merupakan pensyarah di upsi mengajar dalam subjek pembelajaran dan perkembangan pelajar . Pensyarah ini berasal dari Nigeria , tetapi menetap di Shah Alam .

" assalamualaikum haura , ni ibu . Harini tak nak balik rumah ibu ? " tanya ibu kalsom kepada haura . Haura tidak dapat pulang kerana mempunyai banyak tugasan yang perlu disiapkan walaupun haura sebenarnya  cuti selama seminggu kerana minggu study week . "ibu gembira tak kalau haura balik ? " soal haura kepada ibu kalsom . " eh , mestilah haura . ibu akan masak makanan yang sedap dan ibu akan sangat gembira " balas ibu kalsom . " okay ibu , pagi esok haura balik yer , nanti haura sampai dekat rumah ibu " kata haura . Sesampai je haura di terminal berdekatan rumahnya , dia segan untuk meminta pertolongan ibu kalsom lalu , mengagahkan diri untuk berjalan kaki sehingga ke rumahnya . " nasib lah tak bawak balik banyak beg , kalau tak patah lah kaki dan tangan hang haura " rungut nya sendirian . Lama haura berjalan , haura merasakan pergerakan nya diikuti oleh orang , lalu haura mempercepatkan langkahnya . Makin laju dia berjalan makin dia berasa orang di belakangnya menghampirinya . Tiba-tiba dia mendengar orang memanggil namanya . " haura maqsurah binti mohammad fawwaz " kata seorang lelaki . Haura sudah sedikit menggigil ketakutan lalu mengeluarkan sebuah kitab yang tebal menutup sebahagian badannya seperti khuatir akan keselamatan dirinya . Haura memejamkan matanya lalu berselawat kepada junjungan Rasulullah saw . " haura , are you okay ? jom balik , ibu tunggu dalam kereta . " kata lelaki itu . Haura membuka matanya perlahan lalu membaiki posisi kedudukannya yang sedikit menyenget akibat perasaan takutnya sebentar tadi . " erm , eh , fakhrul rupanya . maaf .. maaf .. ingat sape . " kata haura lalu memandang ke arah jalanraya . " kenapa , haura ingat perompak yer ? " soal fakhrul lalu membawa beg haura dan terus menuju kearah keretanya . Haura mengikut sahaja di belakang fakhrul razi bagai anak kecil yang mengikuti ayahnya . Ibu kalsom keluar dari kereta myvi milik fakhrul lalu terus memeluk haura iaitu seorang anak gadis yang dianggap seperti anaknya .



"haura sihat ? " tanya ibu kalsom . " sihat alhamdulillah ibu " kata haura . Pada petang ini , ahmad hadi dan keluarganya berkunjung ke rumah Datin kalsom untuk berjumpa dengan adiknya , haura . "haura , tengok siapa yang datang tu dekat luar . " kata ibu kalsom . " alongg , kaklong ,,,, ummu .. rindu nya dekat korang ..... " ucap aura lalu memeluk anak buah nya yang berumur  2 tahun itu . " maksu , ummu rindu sangat dekat maksu . maksu pergi mane ? " soal ummu aisyah yang menjadi kesayangan haura . " senang pula hadi mencari rumah ibu , seingat ibu , kira-kira 6 tahun dah hadi tidak berkunjung ke rumah ibu . " soal ibu kalsom . " maklum lah ibu , rumah ibu ni mudah je dan dah dalam ingatan hadi dah " jawab ahmad hadi dan melemparkan senyuman kepada ibu kalsom . Haura seperti tidak memahami keadaan dan situasi yang berlaku sekarang dan agak bingung . " haura , kenapa ni ? " soal ibu kalsom . " erm , maaf ibu . haura cuma tidak faham macam mana along boleh mengenali ibu seperti amat rapat sama seperti abang yusuff . " luah haura dan segala yang bermain di benaknya . " oh , sebenarnya ibu dan umi haura kawan rapat daripada kecil lagi dan ibu dah jaga anak-anak umi haura seperti anak ibu sendiri " jelas ibu kalsom . " ohh , macam tu " balas haura sedikit lega walaupun terdapat sedikit tanda soal di dalam pemikirannya namun dibiarkan sahaja segala persoalannya itu .


" haura kena kahwin , biar betul along ? " soal haura dengan nada terkejut . Ketika itu , haura sedang menjalani ujian akhir di upsi . " yer , nanti lepas habis semester 6 nanti " balas ahmad hadi . Semenjak dari perbualan dengan along nya itu dia sedikit terganggu . " haura okay tak ni ? nak share dengan lin ? " tanya azlin dan menawarkan dirinya untuk mendengar permasalahan sahabatnya itu .   " erm ..  err . macam mana nak cerita ehh ... " balas haura bingung . " cerita aje , asalkan lin faham dan lin boleh bagi solution sikit . hihihi " jawab lin sambil tersenyum gembira . " macam ni , minggu lepas along haura cakap yang haura kena kahwin lepas habis sem ni , dia cakap supaya mudah urusan keluarga dan keselamatan haura terjamin bila nak pergi praktikal nanti . " ulas haura kepada lin . " oh , tu masalahnya . erm bagi lin , sejujurnya ini bukan masalah tetapi ini penyelesai masalah bagi segala masalah . sebabnya , haura sekarang tinggal di rumah ibu kalsom kan , jadinya tidak boleh lama-lama sangat sebab ibu kalsom ada anak lelaki risau ada benda yang tidak elok berlaku . Jadinya , jika haura berkahwin , haura akan tinggal di rumah haura dengan suami haura nanti :) . " balas lin memberi penjelasan kepada sahabatnya . " erm , macam tu ke ? haura tak de lah fikir sampai ke situ sebab abang fakhrul tu jarang di rumah dia sibuk dengan kerjanya , maklumlah dia sudah di tahun akhir . " balas haura . " macam ni la , bermula malam ini , haura mulakan solat istikharah untuk menetukan hidup haura yang mana yang terbaik . Kita manusia , tidak mampu mengatakan iya mahupun tidak kerana semuanya perancangan Allah , dan Allah lah sehebat-hebat perancang . " kata azlin kepada haura . " terima kasih lin , you are my sweetest sahabat dunya wa akhirah , i love you " balas haura lalu memeluk Azlin .



Haura sudah menghabiskan kertas terakhirnya lalu menghembus nafas lega . " alhamdulillah , syukur selesai peperiksaan untuk semester ini . " kata haura kepada sahabatnya . Haura mengemas semua barang-barangnya kerana alongnya akan menjemputnya pulang kerumah nya . Selesai mengemas , haura merehatkan dirinya di atas tilam empuk di biliknya di upsi . Lalu haura mengambil buku yang bertajuk 'sebelum aku bernikah ; memeluk sempurna ' karya Hilal Asyraf . Haura amat gemar untuk membaca buku hasil karya dari Adnin Roslan , Hilal Asyraf , Dr.Farhan Hadi dan Ustazah Fatimah Syarha dan yang lain-lain lagi . " kita semua maklum bahawa cinta ialah fitrah . Hendak berteman itu ialah fitrah . Dan islam tidak turun untuk mengharamkan fitrah . Islam turun untuk memipin fitrah manusia ke jalan yang tidak memberikan mudarat kepada kita "  kata haura dalam nada yang perlahan . Sedang asyik dia menelaah buku karya Hilal Asyraf itu , telefon bimbitnya berdering . " assalam haura , along dah sampai, cepat turun , ummu ni menangis  ni . " ujar ahmad hadi . " ye long , otw nak turun dah ni " jawab haura . Haura bersalaman dengan sahabatnya untuk perjumpaan yang terakhir bagi mereka kerana semester 7 mereka sudah di posting di tempat yang berbeza . Ketika dalam perjalanan , ahmad hadi memulakan bicaranya . " haura setuju ke dengan cadangan along dan angah ni ? " soal ahmad hadi kepada adiknya . " erm , haura tak tahu nak cakap macam mane long , kalau baik bagi along , maka baiklah bagi haura . Lagipun haura tak kenal pun dengan bakal suami haura tu . " jelas haura . " ape nya tak kenal , ibu cakap haura kenal dengan bakal suami haura . " kata hadi .    " erh ,  yela tu .. " balas haura pendek kerana tidak mahu memanjangkan lagi perbualan mengenai topik ini . " siapa lah bakal suamiku ini ... " bisik hati haura .


Tepat jam 12.00 p.m , mohammed Yussof pulang ke Malaysia , dengan hati penuh kerinduan terhadap ahli keluarganya . " abang yusuff ... " jerit haura perlahan sambil melambai ke arah abangnya itu . Lantas , Yusuff mendahului dengan bersalam dengan abang-abangnya terlebih dahulu seterusnya kepada sahabat karibnya Fakhrul Razi . Akhir sekali , dia menuju kearah haura lalu bersalaman dengan adik kesayangannya itu . " oh , adik abang dah nak kahwin rupanya ... hensem ke lelaki tu dari abang yusuff ... " sakat yusuf . " ye abang yusuf , haritu dah bertunang tapi adik tak sempat nak tengok muka calon suami adik .. " ujar haura . " ohh , yeke kesiann nya .. huhuhu " balas Yusuff sambil gelak kecil . Mereka beransur pulang ke rumah ibu Kalsom bagi meraikan majlis kesyukuran di atas kepulangan Yusuff dengan selamat dan jayanya ." aku tak sangka rul , adik aku dah nak naik pelamin minggu depan . " kata Yusuff . " ape yang kau tak sangka nya , adik kau tu dah 22 tahun dah , memang dah kena berkahwin pun .. " jelas fakhrul kepada Yusuff . " aku cuma risau , nanti seluruh tanggungjawab aku diserahkan kepada suami dia , aku risau la , risau lelaki tu tidak dapat menjaga adik aku dengan baik . Lagipun aku memang tak pernah jumpa budak lelaki tu , " ujar Yusuff . " takpe , aku faham la sebagai abang memang la nak yang terbaik untuk adik kau kan ., tapi in sha Allah aku yakin la yang suami adik kau ni memang yang terbaik dah untuk adik kau , aku kenal dia . " balas fakhrul . " in sha Allah ., terima kasih ... " ujar Yusuff .


" Haura , mari sini jari tu , kaklong nak inaikan , esok dah akad nikah kan , takut tak sempat pula . " kata isteri ahmad hadi kepada adik iparnya . " alaa , kaklong ... kalau tak sempat tak payah pakai laa . boleh je kan ? " soal haura sambil tersengih seperti kerang busuk . Haura terpaksa akur lalu membiarkan jari lembutnya itu dibaluti inai .
Kelopak mata Haura terbuka , senyumnya ceria , doanya berbunga . Hari ini merupakan hari istimewa bagi Haura . Haura mengalihkan kaki anak saudaranya yang terkapar di dada Haura . Dengkur ummu mengasyikkan lantas Haura memicit hidungnya . " inalillah " kata Haura sedikit menjerit . Separuh badan haura terbangun lalu matanya tertancap pada jari-jemari nya yang mempunyai lelehan inai di hujung jari mencomoti kesuluruhan tangan .
" Astaghfirullah ! " Haura muhasabah diri . Semalam kaklongnya sudah memesan .                             " ummu tidur lasak . Mana boleh tidur dengan pengantin " ujar kaklong . " nak maksuuu ..." rengek ummu aisyah .
Anak saudara haura itu kemudiannya memeluk haura kuat-kuat . Usianya dua tahun lebih . Kaki kecilnya kemas melingkari pinggang haura . " Biarlah kaklong , Lepas ni , mungkin haura tiada peluang lagi tidur dengan ummu . " kata Haura . Haura enak berbaring bersama ummu . Berceloteh dan berjenaka . Tangan Haura diserahkan kepada kaklong . Diinaikan . Haura tidak sedar bila matanya terlena . Boleh jadi , inilah malam terakhir haura sebagai anak gadis . Dia mahu tidur senyamannya .


" selamat malam bakal isteriku , jumpe esok . daripada bakal suamimu " . surat bersama bunga diterima oleh haura . " haih , siapa yang bagi ni , dah la tak tahu siapa bakal suami ku ini .. " jerit hati kecil haura . " haura ,  bunga dan surat itu ibu yang bagi katanya bakal suami haura kirim . " ujar kakak ipar haura . " ibu ? aik , macam mana ibu pulak , ibu kenal ke bakal suami haura ? " soal haura kepada kakak iparnya . " erm , entah lah haura , kaklong pun tak tahu siapa suami haura , harapnya dia seorang lelaki yang baik lah . " ujar Diyana iaitu isteri Ahmad Hadi .


Haura sedang bersiap-siap bagi menyempurnakan majlis pernikahan nya pada hari ini iaitu pada hari jumaat tepat 28 februari 2019  . " Haura , dah siap ke belum ? " soal lin , nad dan chika . " belum , sikit lagi , korang tolong haura . " ujar haura . Haura hanya mengenakan make up yang sederhana dan tiada menyewa jurusolek atau seangkatan dengannya kerana baginya perkahwinan adalah suatu proses menyatukan pasangan bukanlah majlis untuk membuang duit . Kebetulan kakak ipar haura arif dalam bab solek menyolek pengantin . Pada hari ini , haura bagaikan seorang puteri . Baju pengantin berwarna hijau muda dan bajunya labuh mencecah lantai bagaikan puteri . Solekan yang dicalit pada pipi mulus dan polos itu sedikit sahaja . Cukup dengan sedikit lipstick dan celak yang menampakkan lagi mata Haura seperti gadis Arab . Haura ketika saat ini sangat lah cantik walaupun pakaian yang dipakai dan solekan yang dikenakan dalam level yang sederhana sahaja . " korang , haura nervous la .. " kata haura kepada sahabat-sahabatnya dengan muka sedikit pucat . " its okay la my dear , jangan nervous sangat haura , dah tak cantik dah muka tu , cuba senyum sikit , buat biasa jer and smile macam ni " kata chika sambil tersenyum manis kepada haura .


Haura duduk di belakang bakal suami nya dan pada ketika itu , Haura masih tidak mengenali siapa yang bakal menjadi imam nya kerana dia tidak berpeluang untuk mengenali bakal pasangannya , Haura redha dengan takdir dan pilihan yang dipilih oleh abangnya . Ketika abang Haura melafazkan akad , Haura serasa tidak boleh bernafas dan berdegup kencang kerana khuatir akan dirinya yang dinikahi dengan insan yang tidak pernah dia kenali apatah lagi dicintainya . Haura semakin resah dan air matanya menitis . " Aku nikahkan adikku Haura Maqsurah Binti Mohammad Fawwaz .......... " ucap Ahmad Hadi sebagai wali kepada Haura . Lalu , Haura semakin gementar dan gugup ketika suara seorang lelaki yang beberapa saat sahaja akan  menjadi suaminya  bersuara dan melafazkan akad . " Aku terima nikahnya Haura Maqsurah Binti Mohammad Fawwaz dengan mas kahwin .......... " lafaz seorang lelaki . " sah , sah , sah " cukup saksi yang menjadikan pernikahan Haura sah disisi undang-undang  islam . Lantas Haura mengalirkan air matanya di pipinya . Haura menghulurkan jari manisnya ke arah suaminya tanpa memandang ke arah suaminya . Setelah selesai menyarungkan cincin di jari Haura , suaminya melakukan sujud syukur  kerana telah memberi seorang isteri .  Haura kembali bersama sahabatnya bersembang panjang bagaikan tidak akan bertemu setelah ini . " haura , untungnya dapat dia . " ujar chika . " dia ? " soal Haura di dalam hatinya kerana sepanjang pernikahannya hari ini dia tidak memandang langsung suaminya itu . " oh erm , terima kasih yer chika . Pray for my happiness " ujar Haura .


Usai melakukan solat isyak bersama suaminya Haura kembali sujud syukur kerana mengurniakan seorang suami kepadanya . " terima kasih Haura " balas suaminya sambil tersenyum manis kepada Haura . " sama-sama awak . " balas haura . " ayuh solat sunat Haura " ajak suaminya . " setelah itu ? " soal Haura nakal . " kita solat lagi . " balas suaminya . " setelah solat ? " soal haura . " solat lagi . " balas suaminya . " selepas itu ? " soal Haura dengan tersenyum . " solat lagi sayang . " balas suami Haura sambil tersenyum malu .
Pada keesokannya Haura dikejutkan oleh suaminya . " haura , bangun sayang solat subuh . " soal suaminya . " hmmm , yer okay . " balas haura . Setelah selesai melakukan solat subuh berjemaah , suami haura berdoa kepada ilahi
"Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami , dosa kedua ibu bapa kami , dosa ahli keluarga kami , dosa kaum muslimin dan muslimat . Ya Rabb kami memohon jangan kau bolak balikkan hati kami setelah kau memberi hidayah . Aku mohon kepadamu Ya Tuhan ku , ampunkan segala dosa-dosa lalu ku serta dosa-dosa lalu isteriku . Ya Rabb aku mohon jadikan lah aku seorang suami yang baik buat isteri ku . Ya Rabb kurniakan lah kami zuriat yang baik yakni soleh dan solehah . Jadikan keluarga ku kelak sebagai keluarga bahagia sakinah mawwadah warrahmah . Ya Allah  berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari azab api neraka. Ya Rabb aku bermohon dengan penuh rendah hati dan sekerdil-kerdilnya , aku bermohon perkenankan doa ku ini . AAMIN YA RABBAL ALAMIN . " 


Haura bersalam dengan suaminya . Seterusnya suami Haura mengucup ubun-ubun haura lalu mengucapkan ucapan yang membuatkan haura tersenyum . " terima kasih Haura maqsurah bt Mohammad Fawwaz kerana menerima Fakhrul razi bin Abdullah ini yang banyak kekurangan " 

" sama-sama suamiku " balas haura . 

" sebenarnya , abang dah lama jatuh hati pada haura sejak mendengar cerita dari abang yusuff haura tu. Abang dah nekad untuk bersua dengan Haura bagi memastikan bahawa perasaan abang ini hanya cuma perasaan biasa . " ujar Fakhrul . " oh yeke ? selepas jumpa tu , macam mane pula ? " soal Haura . 
" selepas je abang jumpa haura , abang jadi makin tidak menentu dan masa tu abang dah nekad nak jadikan Haura sebagai isteri yang sah . And masa itu , tiada seorang pun tahu perasaan abang termasuklah kawan baik abang iaitu abang yusuff haura tu . sebab itu lah yusuff terkejut bila abang cakap abang kahwin dengan adik dia . Tapi jauh disudut hati yusuff dia lega kerana lelaki yang bernikah dengan adiknya adalah abang . " jelas fakhrul panjang lebar . " oh yeke . Tuh la jodoh punya pasal kan , nak jadikan cerita Haura pula rapat dan tinggal di rumah abang masa tu . " kata haura sambil mengusap perutnya sudah hampir 6 bulan lebih . " erm , sebenarnya abang yang rancang , sebab masa itu , abang dah jatuh hati pada haura , jadinya abang yang buat plan untuk menghantar yusuff balik dengan kereta kerana ingin mengenali Haura dengan lebih rapat . " balas Fakhrul . " haih , nakal juga suami haura ni yer . " ujar Haura sambil tersenyum kecil . 

" dan untuk pengetahuan haura , setelah abang yakin bahawa Haura adalah pilihan hati abang , bermula setiap hari , di dalam doa abang , abang selitkan nama Haura . Nama Haura sentiasa berada di dalam doa abang . " kata Fakhrul dengan semangat bagi menceritakan kepada haura . 


" terima kasih  kerana menjadi kan haura sentiasa berada di dalam doamu  , suamiku . " ucap Haura Maqsurah . 



Kini , Haura mengecapi kebahagiaan yang terindah di dalam hidupnya . Allah mengambil dua insan yang disayangi oleh Haura lantas menggantikan seorang suami yang baik kepadanya walau tidak lah sama sepenuhnya kasih sayang Fakhrul Razi jika dibandingkan dengan kasih sayang ibu bapa Haura . Namun , Haura sentiasa bersyukur kerana seumur hidupnya tidak pernah mencintai lelaki lain melainkan suami nya kini . Hidupnya hanya mencintai ibu bapa nya , mencintai Tuhannya , mencintai agama , mencintai sahabatnya dan juga ahli keluarganya . Justeru , Allah memberi seorang lelaki yang mencintai dirinya . Begitulah kehidupan , usahlah mengejar cinta , andai benar cinta banyakkanlah berdoa kepada Nya . Jadilah hamba yang taat dan patuh kepada segala suruhanNya . Kelak kita akan peroleh kebahagiaan yang terindah . Kecapi lah cinta dan kebahagiaan dengan mendekati Allah maka Allah akan berikan kebahagiaan yang hakiki . Hiduplah di dalam ketenangan , buang segala dendam , maafkan , maafkan , maafkan andai ada yang menyakitimu . Moga Allah mengampunkan dosanya kelak . 

Ayuh kecapi mardhatillah :)
assalamualaikum .




                                                   -the end-

Hasil Karya ,
-fna nasuha-